Membuat Foto Bokeh Lampu Sederhana Di Rumah


Pastikan beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk membuat foto seperti di atas, di antaranya :
§  Kamera DSLR/Mirrorless dengan lensa bukaan besar (f/1.8 – d/2.8), semakin besar bukaan semakin bagus
§  Tripod
§  Meja dengan alas putih (bisa menggunakan kertas karton atau HVS) untuk meletakkan objek
§  Objek yang ingin dipotret
§  Lampu senter ataupun flash eksternal
§  Rangkaian lampu hias (sering dikenal dengan lampu cabe)

1. Memotret foto bokeh lampu sebaiknya waktu gelap atau malam hari

Untuk mendapatkan bokeh lampu seperti di foto tadi, situasi pemotretan yang cocok adalah saat malam hari atau kondisi agak gelap.  Mengapa harus gelap? Tentu agar cahaya lampu hias yang dipasang bisa terlihat, kalau kondisi terang bisa-bisa tak kelihatan.
Oleh karena itu disarankan untuk memotret waktu malam hari, atau bisa juga dalam ruangan yang tertutup dan kurang cahaya.

2. Gunakan mode Aperture Priority (A/Av) atau Manual (M)

Mode Aperture priority gunanya supaya kamu tak kesulitan mengatur settingan kamera lainnya, selain itu pastikan ISO yang dipilih di ISO 100 atau 200. Gunakan bukaan lensa yang paling besar yang dimiliki, jika yang kamu pakai lensa 50mm f/1.8, gunakan bukaan terbesarnya di f/1.8.
Jika menggunakan mode manual, untuk pilihan pengaturan masih sama yaitu bukaan terbesar yang dimiliki, dan untuk shutter speed karena kondisi gelap maka umumnya shutter speed yang didapat lambat.
Silakan putar roda dial kamera untuk memilih shutter speed yang cocok sampai lightmeter di viewfinder menunjukkan angka 0 atau tepat di tengah.

3. Gunakan Tripod

Tripod sangat penting untuk memotret low light atau kondisi pencahayaan yang kurang seperti tadi. Dengan menggunakan tripod kita bisa mencegah foto blur karena bergoyang.
Jika kamu belum punya tripod, bisa menggunakan meja atau kursi yang alasnya datar untuk meletakkan kamera. Usahakan tingginya sama dengan meja tempat objek kita diletakkan nantinya.

4. Letakkan objek di atas alas putih

Alasi meja tempat objek dengan kertas HVS atau karton putih, kemudian tempatkan objek yang akan difoto di atasnya. Untuk objek foto ini sendiri sangatlah beragam dan terserah kamu.
Satu hal yang penting adalah objeknya lebih baik berukuran tidak terlalu besar agar mudah dikomposisikan. Berikut adalah foto saat saya berkreasi dengan botol minyak kayu putih.
Bagi kamu yang hobi mengoleksi miniatur ataupun mainan lainnya, tentu bisa menjadi tambahan ide untuk berkreasi dengan mainan kesayangan kamu.

5. Fokuskan kamera ke objek

Bidik objek yang akan dipotret menggunakan viewfinder kamera, atau kamu juga bisa menggunakan LCD agar lebih mudah. Jangan lupa gunakan fitur zoom untuk memastikan fokus terkunci dengan tepat.
Karena kita menggunakan bukaan besar maka sangat beresiko kamera missfokus, oleh karena itu tempatkan titik fokus dengan tepat. Dalam prakteknya, tunggu sampai terdengar bunyi bip artinya kamera sudah mengunci fokus, baru kamu menekan tombol shutter.
Jika kamera kesulitan mengunci fokus, gunakan lampu senter tadi untuk menyinari objek, kalau objeknya lilin sih kamera biasanya mudah mendapat fokus karena cukup terang.

Sesuaikan juga komposisi yang kamu inginkan, bisa menggunakan rule of thirds atau lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGENAL FUNGSI IMAGE STABILIZER

Waktu Yang Tepat Menggunakan Lampu Flash Saat Memotret