Belajar Aperture Dalam Fotografi
Nilai f yang kecil pada bukaan besar dan
sebaliknya, gambar bersumber dari photographytricks.com
Aperture atau bukaan lensa adalah ukuran yang menunjukan
seberapa besar lubang yang terletak dalam lensa terbuka.
Jika shutter speed membatasi jumlah cahaya yang mengenai sensor
kamera dengan seberapa cepat shutter di kamera membuka dan menutup, maka
aperture membatasi jumlah cahaya dengan mengatur seberapa besar lubang lensa
terbuka.
Untuk semua jenis lensa memiliki nilai aperture minimum dan
maksimum yang berbeda. Untuk lensa kit atau lensa bawaan kamera biasanya
memiliki nilai bukaan bervariasi mulai dari f/3.5-5.6.
Sebelum lebih jauh membahas tentang aperture, kita harus memahami
terlebih dahulu pola penamaan pada bukaan lensa, jika pada shutter speed kita
bisa mudah memahami kalau 1/100s artinya kecepatan rana membuka dan menutup
secepat 1/100 detik, maka aperture pola penamaannya terbalik.
Iya terbalik, karena nilai aperture ditunjukan dengan angka F atau
f/number. Maka jika bukaan lensa atau aperturenya besar maka nilai f yang
ditampilkan di layar kamera kecil.
jika bukaan atau
aperture besar maka lebih banyak cahaya yang masuk dan mengenai sensor kamera,
sehingga foto yang dihasilkan pun lebih terang.
Sebaliknya jika aperture
kecil maka cahaya yang masuk dan mengenai sensor lebih sedikit, nah penamaan
untuk nilai aperture yang kecil ditunjukkan dengan angka f yang besar.
Pahami saja bahwa dengan
bukaan besar, foto kita akan lebih terang dan sebaliknya.
Semoga Bermanfaat.

Komentar
Posting Komentar