Mengenal Auto Exposure Bracketing (AEB)


Auto Exposure Bracketing (AEB) merupakan fitur yang memungkinkan kamera untuk mengambil 3x (atau lebih) shot dengan eksposur yang berbeda-beda. Dengan AEB ini Anda tidak perlu repot lagi mengatur kamera saat memotret lebih dari 1x untuk menghasilkan eksposur yang berbeda. Bingung?

Jika Anda masih bingung dengan penjelasan awal di atas, kemungkinan Anda belum memahami apa itu eksposur. Hmmm.. Rekomendasi saya sebaiknya Anda membaca aritkel tentang eksposur di sini dan juga artikel tentang light meter di sini, jika sudah paham maka silahkan balik ke artikel ini.
Petunjuk Menggunakan Auto Exposure Bracketing (AEB)

Dalam panduan ini saya mengambil contoh dari kamera Canon yang saya gunakan yaitu Canon EOS 600D. Mungkin caranya akan sedikit berbeda bila di kamera lain. Tapi setidaknya Anda mendapat petunjuk penggunaan AEB dari panduan ini. Jadi silahkan disimak saja, gak ada ruginya kok!! Berikut panduan menggunakan Auto Exposure Bracketing (AEB):

1# Gunakan Tripod
Kenapa harus menggunakan tripod? Dalam kasus ini Anda akan melakukan 3x pengambilan gambar untuk "satu bidang pandang yang sama". Sehingga tripod dibutuhkan untuk menjaga pengambilan gambar yang konsisten terhadap satu objek, karena bila hanya mengandalkan tangan Anda maka bidang pandang pasti akan bergeser dan hasilnya posisi objek dalam gambar juga akan bergeser. Tapi karena ini sekedar latihan saja maka boleh tanpa menggunakan tripod, nanti kalau untuk pemotretan serius maka Anda harus siapkan sebuah tripod.

2# Tentukan Normal Exposure

Sebelum menggunakan AEB, terlebih dahulu Anda harus menentukan 1 eksposur yaitu "normal exposure" yang seperti biasanya Anda lakukan ketika memotret. Dan di sini kita akan menggunakan mode pemotretan manual exposure (M). Adapun cara membentuk sebuah eksposur yaitu dengan mengatur shuter speedaperture dan ISO. Kemudian lihat indikator eksposur di light meter apakah eksposur sudah normal atau belum. Jika sudah normal, barulah Anda mengatur AEB untuk 2 eksposur lainnya yaitu over exposure dan under exposure, jadi total keseluruhan ada 3 eksposur. Paham kan?

3# Mengatur AEB

Pada kamera Canon 600D seperti yang saya gunakan, tekan tombol bersimbol "[Q]" dan gunakan tombol navigasi untuk menggeser menu dalam monitor LCD, dan geser sampai di kotak "light meter" kemudian tekan tombol "SET" untuk masuk ke dalam pengaturan sepesifik AEB. Selanjutnya gunakan tombol "main-dial" yang bentuknya seperti roda bergerigi untuk mengatur jarak AEB dengan cara "menggeser ke kanan" tombol main-dial tersebut. Jarak antara eksposur bisa Anda sesuaikan, dan dalam contoh ini saya menggunakan "(+) 1-stop" untuk over exposure dan "(-) 1-stop" untuk under exposure. Kalau sudah selesai mengatur jarak AEB, silahkan tekan lagi tombol "SET". Untuk lebih jelasnya coba Anda perhatikan panduan gambar di bawah ini:

4# Mengunci Eksposur

Langkah ini cuma "opsional" saja untuk sekedar berjaga-jaga jika pencahayaan tidak stabil, seperti redup lalu cerah kembali dalam rentang waktu yang sulit diprediksi. Hal itu dapat mempengaruhi hasil gambar Anda sehingga untuk mengatasinya Anda perlu menggunakan tombol Auto Exposure Lock (AE Lock) untuk mengunci eksposur agar tidak terpengaruh oleh pencahayaan yang berubah-ubah. Silahkan baca di sini cara menggunakan tombol AE Lock.


5# Pengambilan Gambar

Nah, sekarang barulah Anda mengambil gambar dengan menekan tombol shutter sebanyak 3x. Jangan tergesah-gesah menekan tombolnya dan usahakan kamera tidak bergeser saat Anda menekan tombol shutter.


Komentar